Pencarian

Calon Haji Aceh Asal Bireuen Meninggal di Tenda Arafah karena Hipertensi dan Jantung, Satu Jamaah Masih Kritis

Selasa, 26 Mei 2026 • 18:21:40 WIB
Calon Haji Aceh Asal Bireuen Meninggal di Tenda Arafah karena Hipertensi dan Jantung, Satu Jamaah Masih Kritis
Calon haji asal Bireuen meninggal di Tenda Arafah akibat hipertensi dan penyakit jantung.

BANDA ACEH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh mengonfirmasi satu jamaah calon haji meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, pada Selasa pagi. Korban adalah Nurwaida Muhammad Yusuf (76), warga Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) delapan.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal menyebutkan jamaah tersebut mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 07.20 Waktu Arab Saudi (WAS) di Tenda Arafah. "Benar, seorang calon haji Aceh meninggal dunia di Makkah tadi pagi," katanya saat dikonfirmasi di Banda Aceh.

Riwayat Penyakit dan Lokasi Kejadian

Almarhumah diketahui memiliki riwayat hipertensi dan penyakit jantung. Jenazahnya terlebih dahulu dibawa ke rumah sakit sebelum menjalani proses pemakaman di Tanah Suci. PPIH memastikan seluruh prosedur pemulasaraan jenazah jamaah haji yang wafat di luar negeri akan dijalankan sesuai ketentuan.

Arijal menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga. "Semoga Almarhumah diampunkan segala dosanya dan ditempatkan di surga Allah SWT, serta memperoleh Haji Mabrur. Dan kepada pihak keluarga diberi kekuatan dan ikhlas atas kepergian almarhumah," ujarnya.

Satu Jamaah Masih Dirawat, Hajinya Terancam Batal

Dari total 5.484 jamaah calon haji asal Aceh yang tengah berada di Makkah, satu orang lainnya masih menjalani perawatan intensif. Mahdi Muhammad Sufi, jamaah kloter dua, dirawat di RS King Abdulaziz sejak sehari sebelum keberangkatan ke Arafah.

Kondisi Mahdi disebut belum sadarkan diri. PPIH menyatakan haji yang bersangkutan akan dibatalkan jika kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk melanjutkan rangkaian ibadah.

Mengapa Jamaah Lansia Paling Rentan?

Kematian akibat komplikasi hipertensi dan jantung di tengah musim haji bukan kasus pertama. Suhu tinggi di padang Arafah, kelelahan fisik akibat mobilitas tinggi, serta kurangnya asupan cairan menjadi pemicu utama gangguan kardiovaskular pada lansia. Embarkasi Aceh sendiri telah mengingatkan jamaah sejak awal untuk rutin memeriksakan tekanan darah dan membatasi aktivitas di luar tenda.

Sejauh ini, PPIH terus memantau kondisi seluruh jamaah asal Aceh yang tersebar di sejumlah hotel dan tenda di Makkah. Tidak ada laporan tambahan mengenai jamaah sakit kritis selain Mahdi.

Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks