BANDA ACEH — Kepengurusan baru FOKUSGAMPI tidak hanya disibukkan dengan agenda seremonial. Ketua Panitia Rahmatullah menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara pelantikan digerakkan oleh kader internal organisasi, hasil dari proses pembinaan berjenjang.
“Seluruh pelaksana kegiatan malam ini merupakan hasil inisiasi dan pembinaan FOKUSGAMPI. Ini membuktikan bahwa organisasi tidak hanya melahirkan kepengurusan baru, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang mampu merancang, mengelola, dan menyelenggarakan kegiatan besar secara profesional,” ujarnya dalam rilis yang diterima Pintoe.co.
Rumah Besar bagi Masyarakat Pidie di Banda Aceh
Ketua Umum Irwandi menyebut pelantikan ini sebagai awal dari amanah pengabdian. Ia berkomitmen menjadikan FOKUSGAMPI sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat Pidie yang berada di Banda Aceh.
“Kami berkomitmen menjadikan FOKUSGAMPI sebagai rumah besar masyarakat Pidie di Banda Aceh,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menjaga kekompakan. “Dengan persatuan dan kebersamaan, insya Allah FOKUSGAMPI akan menjadi organisasi yang kuat, bermartabat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Pidie,” tegasnya.
Wabup Dorong Pembangunan Sekretariat Permanen
Wakil Bupati Pidie, Al Zaizi, mengapresiasi kepengurusan baru. Ia mendorong pengurus membangkitkan semangat gotong royong, termasuk mewujudkan rencana pembangunan sekretariat permanen sebagai pusat aktivitas organisasi.
Menurut Al Zaizi, sekretariat penting sebagai ruang pembinaan, koordinasi, dan penguatan solidaritas pemuda Pidie di ibu kota provinsi. Keberadaan fasilitas itu dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan kaderisasi jangka panjang.
Nasir Djamil: Organisasi Dinilai dari Manfaat ke Masyarakat
Anggota DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil, yang turut hadir dalam prosesi pelantikan, berharap FOKUSGAMPI menjadi rumah bersama tanpa sekat latar belakang. Ia menekankan bahwa organisasi kepemudaan harus menghadirkan karya dan program yang berdampak langsung.
“Jadikan FOKUSGAMPI sebagai rumah bersama. Organisasi akan dinilai dari manfaat yang diberikannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Prosesi pelantikan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto pengurus bersama tamu undangan. Dengan semangat kolaborasi dan kaderisasi, kepengurusan FOKUSGAMPI Banda Aceh periode 2026–2028 diharapkan menjadi organisasi yang adaptif, progresif, dan berkontribusi nyata bagi generasi muda Pidie.