Pencarian

Karhutla di Aceh Barat Meluas ke 9 Gampong, Luas Lahan Terbakar Capai 20,5 Hektare

Senin, 03 Agustus 2026 • 15:14:31 WIB
Karhutla di Aceh Barat Meluas ke 9 Gampong, Luas Lahan Terbakar Capai 20,5 Hektare
Petugas gabungan memadamkan titik api di lahan yang terbakar di Gampong Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (2/8/2026).

MEULABOH — Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat kian meluas. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Aceh Barat, hingga Minggu (2/8/2026), total lahan yang terbakar mencapai 20,5 hektare dan tersebar di sembilan gampong pada enam kecamatan.

Keenam kecamatan itu adalah Meureubo, Johan Pahlawan, Samatiga, Woyla Barat, Bubon, dan Arongan Lambalek. Api juga dilaporkan muncul di kawasan baru seperti Putroe Ijo, Gampong Leuhan, Kebun, serta Ujong Tanoh Darat akibat bara yang menjalar di bawah permukaan tanah.

Empat Hektare Lahan Hangus di Dua Gampong

Titik terluas berada di Gampong Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, dan Gampong Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga. Masing-masing lokasi kehilangan lahan seluas empat hektare.

Kebakaran juga menghanguskan 3,5 hektare di Gampong Paya Lumpat, 2,5 hektare di Gampong Peulante, dan dua hektare di Gampong Blang Luah. Sebanyak 1,5 hektare lahan terbakar di Ujong Tanoh Darat dan Gampong Keub, satu hektare di Gampong Lapang, serta 0,5 hektare di Gampong Gunong Kleng.

Belasan Hektare Terbakar, Warga Aman

BPBD Aceh Barat memastikan tidak ada korban jiwa, warga terdampak, maupun pengungsi akibat karhutla ini. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Staf Pusdatin BPBA, Haslinda, mengatakan tim gabungan masih berjibaku memadamkan api di sejumlah titik. "Tim gabungan juga menemukan adanya penambahan titik kebakaran baru di kawasan Putroe Ijo, Gampong Leuhan, Kebun, serta Ujong Tanoh Darat akibat bara api yang terus menjalar di bawah permukaan tanah," ujarnya.

Drone Termal dan Water Bombing Dikerahkan

BNPB menerjunkan drone termal untuk memetakan titik panas. Hasil pemetaan ini menjadi dasar pelaksanaan operasi water bombing di lokasi yang sulit dijangkau petugas di darat.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga terus dilakukan untuk mendukung proses pemadaman. Langkah ini diambil agar curah hujan buatan bisa membantu memadamkan bara yang tersembunyi di bawah permukaan tanah.

Pada Minggu (2/8/2026), pemadaman dipusatkan di lima lokasi: Jalan Putroe Ijo, Jalan Ujong Beurasok, kawasan Ujong Tanoh Darat ADB di depan Universitas Teuku Umar (UTU), Gampong Blang Luah-Keub, serta Gampong Peulante, Kecamatan Bubon.

Pemadaman Melibatkan TNI-Polri dan Relawan Kampus

Upaya pemadaman melibatkan BPBD Aceh Barat, pos pemadam kebakaran di sejumlah kecamatan, TNI, Polri, BNPB, dan masyarakat. Relawan dari Universitas Teuku Umar turut dikerahkan untuk membantu di lapangan.

Tim gabungan masih berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke kawasan lain. Masyarakat diminta melapor cepat jika menemukan titik api baru di sekitar permukiman maupun lahan gambut.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: masakini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks