ACEH — Kemenangan di turnamen pramusim kerap dianggap sekadar pemanasan, tapi tidak bagi Persib Bandung. Sukses mengangkat trofi Dewata Challenge Series di Bali pekan ini menjadi sinyal awal bahwa skuad asuhan Bojan Hodak serius menyambut musim kompetisi terpadat dalam sejarah klub.
Di ajang yang digelar di Pulau Dewata tersebut, Persib sukses mengalahkan Sabah FC dari Malaysia dan tuan rumah Bali United. Hasil ini diraih berkat kerja sama tim yang solid, bukan sekadar ketajaman individu.
Fondasi Mental yang Tak Pernah Berubah
Marc Klok, kapten tim, menyebut ada satu rahasia yang membuat Persib konsisten tampil trengginas di setiap musim. Menurut gelandang naturalisasi asal Belanda itu, semangat pantang menyerah sudah menjadi budaya yang ditanamkan di dalam tubuh tim.
"Walaupun tiap musim datang pemain baru, spiritnya akan selalu sama," ujar Klok dalam laman resmi klub, Rabu (19/8/2026).
Pernyataan ini relevan dengan rotasi skuad yang cukup masif di bursa transfer. Namun, Klok menegaskan bahwa identitas permainan dan daya juang tidak pernah luntur meski wajah-wajah baru terus bermunculan di ruang ganti.
Jadwal Padat: Empat Kompetisi dalam Satu Musim
Musim 2026/2027 menjadi tantangan logistik dan fisik terbesar bagi Persib. Selain berlaga di Super League domestik, tim berjuluk Maung Bandung ini juga akan tampil di AFC Champions League Two, Piala Liga, dan ASEAN Club Championship.
Dengan empat ajang berjalan beriringan, manajemen tidak hanya dituntut menyiapkan kedalaman skuad, tetapi juga manajemen psikologis pemain. Klok menyadari betul bahwa momen sulit pasti akan datang di tengah padatnya kalender pertandingan.
"Nanti di saat sulit, mental seperti ini akan sangat kami butuhkan. Saya bangga bisa memperlihatkannya di momen pramusim," jelasnya.
Evaluasi Tetap Jalan, Tolic Belum Puas
Meski berhasil membawa pulang trofi, asisten pelatih Tolic tidak mau larut dalam euforia. Ia menilai masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Ini belum sempurna, tapi hasilnya memang sesuai yang kita inginkan," ucap Tolic.
Ia mengapresiasi kerja keras para pemain yang sudah tampil maksimal di turnamen tersebut. Namun, chemistry antarpemain disebutnya masih perlu ditingkatkan, terutama dengan hadirnya beberapa wajah baru di skuad inti.
"Kami masih perlu meningkatkan chemistry, ada banyak pelajaran yang bisa kita maksimalkan," sambung Klok menambahkan.
Modal Berharga Sebelum AFC Champions League Two
Kemenangan di Dewata Challenge Series setidaknya memberi gambaran positif bagi para pendukung sebelum Persib mengarungi kompetisi Asia. AFC Champions League Two akan menjadi panggung pembuktian bagi tim asal Jawa Barat ini untuk menunjukkan kelasnya di level regional.
Dengan mental juara yang sudah tertanam dan evaluasi yang terus berjalan, Persib tampaknya tidak ingin sekadar menjadi peserta di musim 2026/2027. Target lebih tinggi jelas mengemuka, dan pramusim yang sukses ini menjadi fondasi awal yang solid.