BANDA ACEH — Kepala Zidam Iskandar Muda Letkol Czi Priyo Hendrarto menerima langsung rombongan KPKNL Banda Aceh yang dipimpin Meynar Dwi Anggraeny. Kunjungan berlangsung di Markas Zidam Iskandar Muda, Banda Aceh, Kamis (29/10/2026), dengan agenda memperkuat sinergi pengelolaan aset negara.
Priyo menyatakan dukungannya terhadap kerja sama yang mencakup percepatan proses administrasi pengelolaan aset. Menurutnya, tertib administrasi menjadi kunci agar seluruh aset negara di lingkungan Kodam Iskandar Muda tercatat sesuai ketentuan.
Fokus Kerja Sama: PSP Tanah dan Bangunan hingga Penghapusan Materiel Zeni
Dua hal utama yang dibahas dalam pertemuan adalah percepatan pengajuan PSP tanah dan bangunan serta penghapusan materiel Zeni. Materiel Zeni yang sudah mengalami kerusakan berat menjadi salah satu objek yang perlu segera dituntaskan administrasinya.
Priyo menyampaikan komitmen institusinya secara langsung dalam pertemuan tersebut.
"Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi ini. Zidam Iskandar Muda siap bersinergi dan mendukung dalam menyukseskan kegiatan optimalisasi aset dan percepatan pengajuan PSP tanah dan bangunan serta penghapusan materiel Zeni secara tertib di wilayah Kodam Iskandar Muda," ujar Priyo.
Status Penggunaan Tanah dan Bangunan Jadi Perhatian
Kerja sama ini diarahkan agar status penggunaan tanah dan bangunan di lingkungan Kodam Iskandar Muda tercatat dengan baik. Pencatatan yang rapi disebut memperlancar seluruh proses administrasi yang berjalan di kedua instansi.
Penghapusan materiel Zeni yang rusak berat juga menjadi bagian yang dibahas, mengingat prosesnya membutuhkan koordinasi lintas instansi agar sesuai regulasi pengelolaan barang milik negara.
Kasi Fasjasa dan Kasi Pengelolaan Kekayaan Negara Turut Hadir
Kunjungan itu dihadiri Kasi Fasjasa Zidam Iskandar Muda Kapten Czi Ekalizon beserta staf. Dari pihak KPKNL Banda Aceh, hadir Kasi Pengelolaan Kekayaan Negara bersama staf.
Kehadiran kedua pejabat teknis tersebut menandai bahwa pembahasan tidak berhenti pada level pimpinan. Detail teknis administrasi aset dibicarakan langsung oleh pihak yang menangani di lapangan.
Apa Langkah Berikutnya
Zidam Iskandar Muda menyatakan siap mendukung percepatan pengajuan PSP tanah dan bangunan di wilayah Kodam Iskandar Muda. Dukungan yang sama diberikan untuk penghapusan materiel Zeni yang tidak lagi layak pakai.
KPKNL Banda Aceh belum merinci jadwal tindak lanjut usai pertemuan. Namun kedua pihak sepakat menjalankan proses administrasi secara tertib sesuai ketentuan pengelolaan aset negara.