Pencarian

Danantara Tambah Fasilitas Huntara Senen, Bangun Lapangan Mini Soccer

Selasa, 03 November 2026 • 14:36:31 WIB
Danantara Tambah Fasilitas Huntara Senen, Bangun Lapangan Mini Soccer
COO Danantara Dony Oskaria meninjau Huntara Senen di Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).

ACEH — COO Danantara Dony Oskaria memastikan fasilitas Hunian Sementara (Huntara) Senen di Jakarta Pusat akan ditambah, termasuk lapangan mini soccer untuk anak-anak. Penambahan ruang olahraga menyusul arahan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang disanggupi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin.

Rencana penambahan fasilitas itu disampaikan Dony usai meninjau langsung aktivitas warga di Huntara Senen, Selasa (3/11/2026). Kawasan yang kini dihuni warga bekas bantaran rel Senen tersebut sudah dilengkapi ruang bermain anak dan masjid di bagian depan.

Dony menyebut ruang berkumpul keluarga juga sudah tersedia. Kini giliran sarana olahraga yang disiapkan. "Nanti kita akan pikirkan. Sekarang sudah ada masjid dan ruang fasilitas berkumpul untuk keluarga. Kita sedang siapkan lagi ruang olahraga," kata Dony di lokasi.

Lapangan Mini Soccer untuk Anak-anak

Penyediaan ruang olahraga disebut sebagai tindak lanjut arahan Seskab Teddy Indra Wijaya. Bobby Rasyidin dari KAI menyanggupi permintaan tersebut. "Dari Pak Bobby dan permintaan Pak Seskab itu rencananya ada lapangan mini soccer kecil buat anak-anak bermain dan beraktivitas. Ini kan penting," ujar Dony.

Menurut Dony, ruang bermain, ruang warga, hingga fasilitas olahraga berperan mendukung tumbuh kembang anak di lingkungan yang aman. Ia berharap anak-anak Huntara Senen bisa bersosialisasi secara sehat dan tumbuh kuat. "Ini penting buat anak-anak kita agar mereka bisa bersosialisasi secara sehat di lingkungan yang kondusif," tambahnya.

Empat Bulan Dihuni, Warga Dinilai Lebih Sejahtera

Kunjungan Dony berlangsung sekitar 30 menit, mendampingi Bobby Rasyidin. Ia menyapa warga dan anak-anak, sekaligus meninjau kondisi penghuni yang empat bulan lalu masih bermukim di bantaran rel Senen. Sebagian besar dari mereka sebelumnya bekerja sebagai pemulung.

"Kita memindahkan saudara-saudara kita yang tadinya tinggal di bantaran rel, di mana sebagian besar bekerja sebagai pemulung. Teman-teman bisa lihat bagaimana kehidupan mereka sekarang, mereka sangat bahagia," ungkap Dony.

Dony menilai penataan kawasan Huntara Senen berjalan baik dan bersih setelah empat bulan ditempati. Masjid dan fasilitas umum disebutnya sudah berdiri. "Hal seperti inilah yang akan terus kita lakukan ke depannya," pungkasnya.

Akses Pendidikan dan Kendala KTP Jadi Sorotan

Dalam pertemuan dengan warga, aspirasi soal pendidikan anak mencuat. Sejumlah warga mengeluhkan jarak sekolah yang jauh. Warga lain belum mendapat akses sekolah karena proses pemindahan dinilai tidak mudah.

Dony menegaskan akses pendidikan harus dirasakan seluruh rakyat. Ia menyebut sebagian besar anak di Huntara Senen nantinya akan masuk ke Sekolah Rakyat. "Akses pendidikan itu harus dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Dengan adanya Sekolah Rakyat, nanti sebagian besar anak-anak di sini akan masuk ke Sekolah Rakyat," tegasnya.

Kendala domisili Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga menjadi hambatan pendaftaran sekolah. Alamat KTP sebagian warga masih tercatat di kampung asal, sehingga menyulitkan proses pendaftaran. Dony memastikan koordinator wilayah dan penanggung jawab dari KAI akan membantu penyelesaiannya.

"Ada hambatan karena alamat KTP mereka masih di kampung sehingga sulit mendaftar. Nanti kita bantu urus. Tujuannya agar seluruh anak-anak kita mendapatkan akses pendidikan yang baik tanpa terkendala sistem zonasi," jelasnya.

Penambahan fasilitas di Huntara Senen memperlihatkan perhatian negara terhadap kelompok rentan yang direlokasi dari kawasan rel. Bagi Danantara, langkah ini menjadi bagian dari peran sosialnya sebagai pengelola aset BUMN, dengan KAI selaku pihak yang menindaklanjuti di lapangan.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks