Pencarian

Baitul Mal Simeulue Salurkan Beasiswa Kuliah di UIN Ar-Raniry, Targetkan Satu Keluarga Satu Sarjana

Kamis, 25 Juni 2026 • 20:59:31 WIB
Baitul Mal Simeulue Salurkan Beasiswa Kuliah di UIN Ar-Raniry, Targetkan Satu Keluarga Satu Sarjana
Ketua Baitul Mal Simeulue dan Rektor UIN Ar-Raniry menandatangani MoA program beasiswa SKSS untuk mahasiswa miskin.
"Simeulue Cerdas" untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui pendidikan tinggi. ISI:

BANDA ACEH — Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (MoA) dengan Rektor UIN Ar-Raniry di ruang kerja rektor, Kamis. Kesepakatan itu mengatur pelaksanaan Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) bagi mahasiswa miskin asal Simeulue.

Dana Zakat dan Infak Jadi Modal Pendidikan

Supriadi menjelaskan, dana umat yang selama ini cenderung konsumtif kini diarahkan menjadi lebih produktif. “Program SKSS merupakan bagian dari visi pembangunan ‘Simeulue Cerdas’ yang diusung pemerintah daerah guna melahirkan SDM mumpuni di berbagai bidang,” katanya.

Program ini diperkuat melalui Peraturan Bupati Simeulue Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Beasiswa SKSS bagi Mahasiswa Miskin yang Bersumber dari Dana Zakat dan Infak pada Baitul Mal Kabupaten Simeulue. Dengan payung hukum itu, penyaluran beasiswa berjalan secara berkelanjutan.

Rektor UIN Ar-Raniry: Investasi Pendidikan Tak Pernah Rugi

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Baitul Mal. “Ini program yang cerdas. Investasi pada pendidikan tidak akan pernah rugi,” ujarnya.

Menurut Mujiburrahman, kemajuan Aceh ke depan bergantung pada dua aspek utama: pengembangan keagamaan dan pendidikan. Ia menegaskan, investasi pada SDM akan memberikan kontribusi besar bagi keberlanjutan pembangunan daerah dalam jangka panjang.

Target: Lahirkan Sarjana dari Setiap Keluarga Miskin

Program SKSS dirancang untuk memastikan setiap keluarga miskin di Simeulue memiliki setidaknya satu anggota yang menyelesaikan pendidikan strata satu. Dengan demikian, kesejahteraan keluarga diharapkan meningkat secara bertahap melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Baitul Mal Simeulue menargetkan program ini menjangkau lebih banyak mahasiswa pada tahun-tahun mendatang. Saat ini, bantuan tahap awal difokuskan bagi mahasiswa yang sudah terdaftar di UIN Ar-Raniry dan memenuhi kriteria keluarga kurang mampu.

Pemerintah daerah berharap, melalui skema pembiayaan dari dana zakat dan infak, program ini tidak hanya mengurangi angka putus sekolah, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal saat para lulusan kembali ke daerah.

Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks