SABANG — Pemerintah Kota Sabang memastikan alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 melonjak signifikan. Total kuota yang diterima daerah kepulauan di ujung barat Indonesia itu mencapai 724 unit rumah, setelah Wali Kota Zulkifli H. Adam berhasil mendapatkan tambahan 624 unit dari pemerintah pusat.
Tambahan kuota tersebut diperoleh dalam rapat percepatan Program BSPS Kawasan Perbatasan Tahun Anggaran 2026 yang digelar Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) bersama kementerian terkait di Jakarta, Selasa (14/7/2026). Dalam forum itu, Zulkifli menyampaikan langsung kondisi kebutuhan rumah layak huni warganya sebagai wilayah perbatasan.
Rincian Alokasi: 620 Unit dari Skema Afirmasi Perbatasan
Dari total 724 unit yang kini dikantongi Pemkot Sabang, sebanyak 620 unit dialokasikan melalui skema kawasan perbatasan atau afirmasi. Sebanyak 100 unit lainnya berasal dari kuota reguler, dan 4 unit dari Kementerian Kebudayaan. Artinya, tambahan 624 unit itu terdiri dari 620 unit afirmasi dan 4 unit dari Kementerian Kebudayaan.
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengungkapkan rasa syukur atas persetujuan pemerintah pusat. Menurutnya, tambahan ini menjadi kabar baik bagi warga yang selama ini menunggu hunian layak.
"Alhamdulillah, tambahan kuota ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Kota Sabang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, BNPP, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Kebudayaan, dan seluruh pihak yang telah mendukung usulan ini," kata Zulkifli di Sabang, Jumat (17/7/2026).
Target Realisasi: Verifikasi Dipercepat, Tepat Sasaran
Pemkot Sabang berkomitmen mengawal pelaksanaan program agar seluruh kuota termanfaatkan optimal. Zulkifli menegaskan pihaknya akan segera melakukan percepatan verifikasi, pendampingan, dan koordinasi lintas sektor.
"Kami akan segera menindaklanjuti hasil rapat ini melalui percepatan verifikasi, pendampingan, dan koordinasi lintas sektor agar seluruh kuota yang telah dialokasikan dapat segera direalisasikan secara tepat sasaran dan tepat waktu," jelasnya.
Program BSPS sendiri merupakan bantuan stimulan dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui tambahan kuota ini, diharapkan semakin banyak warga Sabang yang menempati hunian layak, aman, dan sehat, khususnya di kawasan perbatasan negara.