ACEH — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mematangkan persiapan MotoGP Mandalika 2026 dengan menyiapkan 66 extra flight dan menambah shuttle bus bagi penonton. Penyelenggaraan kali ini menargetkan lebih dari 145 ribu penonton dengan dampak ekonomi di atas Rp 5 triliun.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memimpin rapat koordinasi lengkap persiapan MotoGP di VIP Deluxe Sirkuit Internasional Mandalika. Rapat tersebut membahas kesiapan teknis sirkuit, fasilitas penunjang, konektivitas, keamanan, hingga inklusivitas penyelenggaraan.
"Berbagai perbaikan terus dilakukan. Baik itu dari sisi teknis kesiapan Sirkuit Internasional Mandalika yang akan menjadi venue gelaran hingga fasilitas penunjang di Kawasan The Mandalika dan sekitarnya," ujar Iqbal kepada awak media.
Sirkuit Mandalika Dikebut Jelang Balapan
Dari sisi kesiapan sirkuit, penambahan dan pembenahan fasilitas penunjang terus dikebut. Langkah itu untuk memastikan Sirkuit Internasional Mandalika benar-benar siap menjadi venue ajang balap dunia tersebut.
Aspek konektivitas juga menjadi perhatian serius. Pemerintah mendorong maskapai memastikan kesiapan penerbangan jauh lebih awal, termasuk kepastian extra flight agar penonton bisa menyusun rencana perjalanan.
"Jangan sampai ada penonton yang sudah memiliki tiket nonton MotoGP Mandalika, tidak jadi menonton karena tiket pesawat tidak tersedia," kata Iqbal.
66 Extra Flight Sudah Diajukan Maskapai
Iqbal mengakui banyak kasus penonton gagal menonton MotoGP karena tidak kebagian tiket pesawat. Persoalan itu yang kini terus dibenahi.
"Hasilnya, sampai saat ini sudah ada 66 extra flight yang diajukan oleh sejumlah maskapai," terangnya.
Pemerintah berharap harga tiket pesawat tetap berada di ambang wajar. Iqbal bahkan menyarankan diskon khusus bagi penumpang yang hendak menonton MotoGP Mandalika, terutama penonton dari luar NTB.
Aksesibilitas transportasi darat turut ditingkatkan melalui penambahan shuttle bus yang melayani penonton. Menurut Iqbal, persoalan yang muncul pada penyelenggaraan sebelumnya diurai satu per satu.
"Semua persoalan-persoalan yang terjadi tahun-tahun sebelumnya perlahan kita urai. Mungkin belum sempurna, tapi yang jelas penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini harus lebih baik lagi," imbuhnya.
Marshall dan Volunteer 100 Persen Putra Daerah NTB
Dari sisi inklusivitas, keterlibatan masyarakat lokal meningkat signifikan. Marshall kini 100 persen berasal dari masyarakat lokal, begitu pula volunteer yang seluruhnya putra-putri NTB.
"Untuk itu dukungan dari seluruh elemen masyarakat di daerah ini sangat diharapkan. Agar bagaimana MotoGP Mandalika bisa berlangsung sukses. Karena ini eventnya masyarakat NTB," tandas Iqbal.
InJourney Optimistis Dampak Ekonomi Lebih Besar
Direktur Utama InJourney Maya Watono menyatakan optimismenya bahwa MotoGP Mandalika tahun ini akan berlangsung lebih sukses. Keterlibatan banyak pihak dalam mendukung perhelatan menjadi kuncinya.
"Dengan berbagai perbaikan dan pembenahan yang dilakukan saat ini, kita yakin dan optimis ajang MotoGP Mandalika tahun ini akan bisa lebih baik. Dan, tentunya bisa memberikan impact yang lebih besar pula," ujar Maya.
Target yang dicanangkan tahun ini mencakup peningkatan jumlah penonton lebih dari 145 ribu orang. Perputaran ekonomi yang dihasilkan diharapkan melampaui Rp 5 triliun.