KISARAN — Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, bersama rombongan melakukan kunjungan resmi ke Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada Kamis (18/6/2026). Kunjungan ini bertujuan menyampaikan terima kasih secara langsung atas bantuan keuangan sebesar Rp30 miliar yang telah diberikan Pemkab Asahan untuk pemulihan pascabencana di Bireuen.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900/3691/SJ tanggal 18 April 2026 tentang Bantuan Keuangan kepada Daerah Terdampak Bencana. Bupati Asahan, Taufik ZA, mengungkapkan bahwa dana tersebut telah ditransfer ke Pemkab Bireuen pada pekan lalu sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Dana Rp30 Miliar untuk Relokasi Jalan Sepanjang 10 Kilometer
Bupati Mukhlis menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan digunakan untuk membangun dan memperbaiki ruas jalan Blang Gandai–Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa. Sekitar lima kilometer dari ruas jalan tersebut harus direlokasi karena badan jalan telah terkikis banjir dan berubah menjadi aliran sungai.
“Bantuan ini akan kami gunakan untuk membangun jalan Blang Gandai–Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa sepanjang 10 kilometer. Nanti bapak-bapak bisa berkunjung ke sana untuk melihat langsung pembangunan yang akan segera kami laksanakan,” ujar Mukhlis dalam sambutannya.
Bireuen, Daerah Terdampak Terparah Keempat di Aceh
Kabupaten Bireuen tercatat sebagai daerah terdampak bencana terparah keempat di Aceh. Dari 17 kecamatan yang ada, sebanyak 12 kecamatan mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana hidrometeorologi. Puluhan ribu kepala keluarga terdampak secara langsung, 12 jembatan besar mengalami kerusakan berat, dan ribuan hektare lahan pertanian ikut terdampak.
“Kami dan seluruh masyarakat Bireuen mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Asahan dan seluruh rakyat Asahan yang sejak awal bencana hingga saat ini terus membantu Aceh, khususnya Bireuen,” kata Mukhlis.
Pemkab Asahan Akan Monitoring ke Bireuen Tiga Bulan Lagi
Bupati Asahan, Taufik ZA, menyatakan akan melakukan pemantauan langsung terhadap pemanfaatan bantuan tersebut. Ia berencana berkunjung ke Bireuen dalam tiga bulan ke depan untuk monitoring sekaligus bersilaturahmi.
“Insyaallah, tiga bulan ke depan kami akan berkunjung ke Bireuen. Kunjungan tersebut untuk monitoring sekaligus bersilaturahmi,” ujar Taufik.
Ia juga mengenang kepedulian masyarakat Asahan saat bencana hidrometeorologi melanda Aceh. Berbagai komunitas di Asahan saat itu menghimpun bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pokok bagi para korban dan mengirimkannya ke daerah terdampak. Taufik mengaku terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Kunjungan ditutup dengan penyerahan cinderamata antara kedua pemerintah daerah serta makan siang bersama. Rombongan Bireuen turut dihadiri Kepala BPKD Muhammad Amrullah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Fadli Abdullah, Kepala Dinas PUPR Fadli Amir, dan Juru Bicara Pemkab Bireuen Muhajir Juli. Sementara itu, Pemkab Asahan menyambut dengan kehadiran Wakil Bupati Rianto, Sekda Zainal Sinaga, Ketua DPRD H. EFI Irwansyah Pane, serta sejumlah pejabat lainnya.