BANDA ACEH — Pasar emas di ibu kota Provinsi Aceh mencatatkan pergerakan harga yang kontras pada Selasa (23/6/2026). Di saat harga emas perhiasan lokal turun, emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di pasar nasional justru menanjak.
Penurunan Rp60.000 per Mayam dalam Sehari
Berdasarkan data perdagangan, harga emas perhiasan di Banda Aceh berada di level Rp7.850.000 per mayam. Angka itu turun Rp60.000 dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat Rp7.910.000 per mayam.
Harga tersebut belum termasuk ongkos pembuatan. Di Aceh, satu mayam setara dengan 3,3 gram emas perhiasan dan menjadi acuan utama transaksi emas di kalangan masyarakat.
Antam Naik Tipis, Masih Jauh dari Rekor
Di sisi lain, harga emas batangan Antam justru mengalami penguatan. Pada hari yang sama, harga emas Antam naik Rp5.000 menjadi Rp2.673.000 per gram dari posisi Senin (22/6/2026) yang berada di Rp2.668.000 per gram.
Nilai buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga ikut naik. Antam membeli kembali emas masyarakat sebesar Rp2.408.000 per gram, naik Rp7.000 dari posisi sebelumnya.
Meski menguat, harga emas Antam saat ini masih jauh dari rekor tertinggi yang pernah tercatat pada 29 Januari 2026. Saat itu, harga emas Antam menyentuh Rp3.168.000 per gram, dengan harga buyback di level Rp2.989.000 per gram.
Mengapa Harga Perhiasan dan Batangan Bisa Berbeda?
Perbedaan arah pergerakan harga antara emas perhiasan lokal dan emas batangan nasional menunjukkan dinamika pasar yang tidak selalu sejalan. Di segmen perhiasan, harga lebih dipengaruhi oleh permintaan konsumen di pasar tradisional Aceh serta faktor ongkos produksi dan margin pengrajin.
Sementara itu, harga emas batangan Antam mengacu pada harga acuan global dan kurs rupiah. Faktor-faktor seperti pergerakan dolar AS dan sentimen pasar internasional lebih dominan memengaruhi segmen ini.
Kondisi ini membuat masyarakat perlu lebih jeli saat akan membeli atau menjual emas, karena harga di pasar perhiasan lokal bisa berbeda signifikan dengan harga emas batangan di toko emas resmi atau pegadaian.