Pencarian

Taspen dan BRI Salurkan Rp135 Juta Bantuan Pendidikan untuk 139 Anak di Lingkungan Kementerian PANRB

Jumat, 26 Juni 2026 • 14:25:31 WIB
Taspen dan BRI Salurkan Rp135 Juta Bantuan Pendidikan untuk 139 Anak di Lingkungan Kementerian PANRB
Direktur Taspen dan Penasihat DWP Kementerian PANRB menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp135 juta untuk 139 anak.

ACEH — Dana pendidikan tersebut dibagi berdasarkan jenjang sekolah. Sebanyak 71 siswa Sekolah Dasar (SD) menerima Rp850.000 per anak, 37 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendapat Rp1.000.000 per anak, dan 31 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) memperoleh Rp1.250.000 per anak. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Taspen, Diyantini Soesilowati, bersama Penasihat DWP Kementerian PANRB, Sarie Purwadi Arianto.

Corporate Secretary Taspen, Henra, menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang strategis. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus belajar, berprestasi, dan mengembangkan potensi terbaiknya," ujar Henra dalam keterangan resmi, Jumat (26/6).

Sinergi Tiga Pihak untuk Ketepatan Sasaran

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Taspen sebagai penyandang dana, BRI sebagai mitra pembayaran, dan DWP Kementerian PANRB yang memastikan data penerima tepat sasaran. Sinergi ini tidak hanya mempermudah penyaluran, tetapi juga memperkuat komitmen Taspen terhadap perlindungan dan kesejahteraan peserta.

Menurut Henra, inisiatif ini sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya adalah pada penguatan SDM melalui peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan kesempatan belajar, dan penguatan generasi muda sebagai motor kemajuan Indonesia. Program ini juga dirancang untuk mendukung terciptanya pusat keunggulan (center of excellence) dalam pengembangan SDM yang berdaya saing.

Dampak Langsung: Meringankan Beban Keluarga PPPK dan Outsourcing

Penerima manfaat berasal dari kelompok pegawai yang kerap memiliki keterbatasan akses terhadap bantuan pendidikan formal. Dengan menyasar keluarga PPPK, pegawai paruh waktu, dan tenaga outsourcing, Taspen berupaya menjangkau segmen yang selama ini kurang tercover oleh program serupa. Bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah biaya pendidikan yang terus meningkat.

Ke depan, Taspen berencana melanjutkan program serupa secara berkala. Langkah ini merupakan bagian dari dampak sosial berkelanjutan yang ingin dibangun perusahaan, tidak hanya sebagai penyedia dana pensiun, tetapi juga sebagai mitra pembangunan nasional di sektor pendidikan.

Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks