Pencarian

iPadOS 27 Bikin Siri Jauh Lebih Pintar, Tapi Tetap Bukan Mac

Rabu, 15 Juli 2026 • 04:29:01 WIB
iPadOS 27 Bikin Siri Jauh Lebih Pintar, Tapi Tetap Bukan Mac
Siri di iPadOS 27 kini memiliki aplikasi khusus dengan riwayat percakapan dan kemampuan menulis draf serta menganalisis dokumen.

ACEH — Setelah sebulan menjajal iPadOS 27 versi developer beta di iPad Air M4 11 inci, kesan pertama yang muncul bukanlah soal transformasi radikal. Seperti dirangkum dari pengalaman langsung, sistem operasi ini tidak lebih mirip Mac dibanding pendahulunya. iPad tetap berada di posisi hibrida: kadang terasa seperti iPhone besar, kadang seperti Mac, tapi tidak sepenuhnya salah satu. Namun, di balik itu semua, ada satu fitur yang benar-benar membuat perbedaan: Siri.

Apa yang Baru di iPadOS 27

Pembaruan paling signifikan ada pada Siri yang kini memiliki aplikasi khusus, mirip dengan chatbot AI pada umumnya. Setiap sesi percakapan tersimpan dalam riwayat, memudahkan pengguna menelusuri kembali topik yang pernah dibahas. Siri tidak lagi sekadar menjawab perintah suara, melainkan mampu menulis draf, menganalisis dokumen, dan menjelaskan hal-hal yang ingin diketahui pengguna.

Cara memanggil Siri juga berubah. Selain lewat suara, tersedia gestur tarik dari tepi atas layar yang tampak seperti tetesan ajaib. Gestur ini langsung mengaktifkan bilah pencarian yang terhubung ke Siri.

Performa Siri: Pencarian Kontekstual yang Revolusioner

Kekuatan utama Siri baru terletak pada kemampuan pencarian kontekstualnya. Sistem ini melakukan indeks ulang total terhadap perangkat setelah pembaruan diinstal. Proses ini memakan waktu, tapi begitu selesai, Siri bisa menggali informasi dari Messages, Files, Photos, Mail, Calendar, dan Notes secara mendalam.

Dalam pengujian, Siri mampu menemukan pesan lama tentang topik tertentu hanya dengan perintah sederhana. Saat diminta mencari semua percakapan yang membahas "magic", hasilnya langsung muncul dari email dan pesan. Bahkan, draf naskah drama yang tersimpan di email bisa langsung dianalisis dan diberikan perbandingan isi.

Bagi pengguna yang sering menggunakan Notes sebagai memori jangka pendek, integrasi ini terasa seperti perpanjangan dari otak sendiri. Siri bekerja secara lokal di perangkat, dengan dukungan komputasi awan Apple, sehingga tidak perlu menyuntikkan data secara manual seperti layanan AI lain.

Keterbatasan yang Perlu Diketahui

Meski impresif, Siri baru masih terbatas pada aplikasi bawaan Apple. Integrasi dengan aplikasi pihak ketiga baru akan tersedia secara masif pada musim gugur mendatang, saat iPadOS 27 keluar dari fase beta. Untuk sekarang, jangan harap Siri bisa mengakses aplikasi pesan instan atau media sosial favorit Anda.

Selain itu, proses indeks ulang yang memakan waktu cukup lama bisa menjadi kendala bagi pengguna yang tidak sabar. Selama proses ini berlangsung, Siri belum bisa bekerja optimal.

Performa dan Pengalaman Sehari-hari

iPadOS 27 secara umum terasa lebih responsif dibanding iPadOS 26. Meski bukan lompatan performa yang dramatis, peningkatan ini cukup terasa dalam multitasking dan membuka aplikasi berat. Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan ekosistem Apple, pembaruan ini terasa seperti penyempurnaan alami, bukan revolusi.

Satu catatan menarik: Siri di iPadOS 27 juga tersedia di Apple Vision Pro melalui developer beta. Ini menunjukkan bahwa Apple serius menjadikan Siri sebagai asisten universal di seluruh lini produknya.

Kesimpulan: Siapa yang Harus Upgrade?

iPadOS 27 tidak akan mengubah pandangan Anda tentang iPad sebagai perangkat hibrida. Tapi jika Anda sering kesulitan mencari file, pesan, atau catatan lama, Siri baru ini adalah alasan kuat untuk upgrade. Bagi pengguna yang memiliki perangkat cadangan, beta publik sangat direkomendasikan untuk dijajal.

Untuk pengguna umum, disarankan menunggu versi final pada musim gugur. Saat itu, dukungan aplikasi pihak ketiga akan membuat Siri jauh lebih berguna dalam skenario sehari-hari. iPadOS 27 mungkin tidak merevolusi iPad, tapi untuk pertama kalinya, Siri terasa seperti asisten yang benar-benar membantu, bukan sekadar fitur pelengkap.

Bagikan
Sumber: cnet.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks